"Sejarah SD Negeri Sumberdadi dimulai pada tahun 1938 ketika sekolah ini didirikan di atas lahan yang berukuran luas ± 2225 M2 di Jalan H. Abd. Majid No 63 Desa Sumberdadi Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan. Awalnya SD Negeri Sumberdadi bernama SD Negeri Sumbergurit dengan kepala sekolah bernama bapak Joyo Sumarto (1938 – 1950). Setelah beliau purna tugas bapak kepala sekolah Joyo Sumarto digantikan oleh bapak Moch Mian (1950 – 1985). Pada saat kepemipinan bapak Moch Mian (1985) nama Lembaga Pendidikan adalah SD Negeri Sumbergurit.
Pada tahun 1986 SD Negeri Sumbergurit berubah nama menjadi SD Negeri Sumberdadi 1 dengan nama kepala sekolah bapak Moch Mian (1986 – 2000) dan SD Negeri Sumberdadi 2 dengan nama kepala sekolah ibu Sri Rahayu, A.Ma.Pd. (1986 – 2006) Luas bangunan masing-masing adalah SD Negeri Sumberdadi 1 ± 350 M2 dengan luas lapangan upacara ± 215 M2 dan SD Negeri Sumberdadi 2 dengan luas bangunan masing-masing adalah ± 560 M2 dengan luas lapangan upacara ± 445 M2.
Pada tahun 2000 bapak Moch. Mian purna tugas sebagai kepala sekolah SD Negeri Sumberdadi 1, maka pada tahun 2000 tersebut ibu Sri Rahayu, A.Ma.Pd diberikan tugas tambahan untuk merangkap kekosongan Kepala Sekolah SD Negeri Sumberdadi 1 selama 2 tahun. Dan pada tahun 2002 SD Negeri Sumberdadi 1 mendapatkan mutasi kepala sekolah dari SD Negeri Mojosari Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan, beliau bernama bapak Djaimun, A.Ma.Pd. Beliau menjadi kepala sekolah SD Negeri Sumberdadi 1 dari tahun 2002 sampai dengan tahun 2008.
Pada tahun 2008, ada kebijakan regroup/penggabungan sekolah untuk efektifitas dan efisinsi utamanya sekolah yang di satu lokasi terdapat 2 (dua) atau lebih sekolah. Dasar hukum kebijakan tersebut adalah: (1). Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 421.2/2501/Bangda/ 1998 tentang pedoman pelaksanaan penggabungan sekolah (regrouping) SD, (2). Kepmendiknas Nomor 060/U/2002 tentang Pedoman Pendirian Sekolah, dalam ayat 1 pasal 23 dinyatakan bahwa pengintegrasian sekolah merupakan peleburan atau penggabungan dua atau lebih sekolah sejenis menjadi satu sekolah. Maka sejak saat itu SD Negeri Sumberdadi 1 dan SD Negeri Sumberdadi 2 digabung dengan nama SD Negeri Sumberdadi. (Lampiran 1)
Pada tiga tahun berikutnya, SD Negeri Sumberdadi terus tumbuh dan berkembang, dengan penambahan ruang kelas, perpustakaan, dan mushola. Pada tahun 2012, SD Negeri Sumberdadi menjadi salah satu sekolah dengan jumlah siswa terbanyak di Kecamatan Mantup, dengan total 223 siswa dan 14 guru yang berkualitas. SD Negeri Sumberdadi telah menghasilkan banyak lulusan yang sukses dalam berbagai bidang, termasuk bidang akademik dan non akademik."